TRAINER HEBAT

TRAINER HEBAT

Sabtu, 10 Mei 2014

HIDUP SEIMBANG



HIDUP SEIMBANG
CARA MENCAPAI KEBAHAGIAAN HIDUP
 

Balance Life Training atau Training Keseimbangan kehidupan adalah cara bekerja dengan tidak mengabaikan semua aspek kehidupan kerja, pribadi, keluarga, spiritual, dan sosial.

Keseimbangan dalam kehidupan dan pekerjaan akan menghasilkan kemampuan di dalam diri, untuk bertanggung jawab penuh atas pekerjaan, keluarga, kehidupan pribadi, kehidupan sosial, serta membuat diri selalu siap dan berdaya tahan penuh, untuk melayani semua tanggung jawab dengan totalitas.

Di tempat kerja, bila semua karyawan mampu menciptakan keseimbangan dalam kehidupan dan pekerjaan, maka mereka akan menghabiskan jam-jam kerjanya dengan produktif. Hal ini akan membuat setiap karyawan memiliki kesadaran untuk berkontribusi dan memberikan pelayanan unggul. Mereka juga akan terhindarkan dari budaya mengeluh, yang biasanya menjadi racun yang merusak etos kerja. Kecerdasan untuk menciptakan keseimbangan dalam kehidupan kerja akan menciptakan kualitas kerja yang unggul, serta membuat lingkungan kerja sehari-hari lebih menyenangkan dalam disiplin dan gairah kerja yang terarah menuju prestasi puncak.

Etos kerja yang unggul akan muncul saat keseimbangan kehidupan dan pekerjaan karyawan mencapai titik puncak terkuat. Artinya, karyawan yang sudah mampu bekerja dalam keseimbangan hidup akan memiliki kesadaran, manajemen diri, motivasi diri, dan tanggung jawab yang sifatnya holistik, untuk bekerja dengan totalitas dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik.

Balance Life Training menciptakan etos kerja yang unggul secara alami. Hal ini bisa terjadi, karena setiap orang yang sadar dan mampu menjalani kehidupan kerja yang seimbang, akan memiliki disiplin dan motivasi, untuk menjalankan atau mengerjakan semua tanggung jawabnya dengan totalitas dan penuh perhatian. @akhirudindc

HIDUP SEIMBANG



HIDUP SEIMBANG
KUNCI MENCAPAI KESUKSESAN DAN KETENANGAN HIDUP
 
Keseimbangan dalam hidup ini sangatlah amat penting untuk menyederhanakan setiap masalah yang menimpa dalam kehidupan manusia. Konsep kehidupan di dunia ini memiliki 3  keseimbangan penting untuk mencapai kesuksesan dan ketenangan hidup, yaitu :

1.        Keseimbangan Jasmani (Raga)
Keseimbangan ini sudah umum kita ketahui, yang lazimnya adalah raga yang sehat. Bersyukurlah kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat kita hidup didunia ini dengan penciptaan yang sempurna dari makhluk lain, baik dari segi Raga maupun Akal.
Keseimbangan raga juga memiliki peran penting untuk mencapai tujuan hidup atau tujuan kesuksesan, karena bila tidak ada raga yang sehat, kita tak bisa melakukan hal-hal konkrit bisa kita lakukan. Dengan hal itu, kita harus menjaga keseimbangan raga ini dengan menjaga dari sesuatu yang menyebabkan sakit maupun terluka dengan cara, memberikan asupan gizi seimbang 4 sehat 5 sempurna, berolahraga. Menjaga raga ini dari sakit adalah salah satu ibadah kita kepada Allah SWT, karena dengan menjaga raga ini dengan baik dan selalu sehat kita bisa melakukan ibadah ataupun silaturahmi dengan baik pula.


2.        Keseimbangan Ilmu (Kecerdasan dan Kepintaran)
Keseimbangan ini pun tidak kalah penting dari elemen raga, karena ini menentukan keputusan untuk menjalani hidup ini, manusia diciptakan akal adalah untuk bisa berfikir dengan baik dan tidak untuk merusak hal-hal yang menciptakan ketidakseimbangan  dikehidupan lingkungan sekitar, untuk tidak melakukan keserakahan, dan lainnya yang menyangkut dengan hal-hal keburukan.
Ilmu adalah pengetahuan yang dimiliki manusia untuk menciptakan hal-hal baru untuk yang lebih baik dari penciptaan yang sudah ada, mempelajari ilmu Allah yang nyata ataupun tertulis dalam Al-quran. Kita sebagai manusia diwajibkan untuk menimba ilmu, mencari ilmu, memproses ilmu, dan mengimplementasikan ilmu seumur hidup karena ilmu adalah penuntun untuk hal mempelajari sesuatu yang baru.

3.        Keseimbangan Rohani (Akhlak dan Keimanan)
Dari ketiga keseimbangan hidup, keseimbangan rohanilah yang teramat penting, mengapa demikian?? Karena elemen inilah yang bisa memberikan ketenangan dan ketentraman hidup, karena jika kita mengingat Allah hati ini akan merasakan ketenangan dan tuntunan dari sang Maha Pencipta. Dari kemelut kehidupan yang rumit, kita membutuhkan petunjuk dan ketenangan batin untuk mencari pencerahan, dan berharap kemudahan yang diberikan dari sang Maha Pemberi jalan keluar. Allah-lah tempat kita mengadu, Allah-lah tempat kita berharap, dan Allah-lah tempat kita kembali, setelah kita melakukan usaha kita secara maksimal kitapun diwajibkan bertawakal berserah diri kepada Allah, karena hanya Dia-lah yang bisa memberikan hal yang terbaik. @akhirudindc

Jumat, 02 Mei 2014

SEPULUH PERATURAN UNTUK MENCAPAI SUKSES



Manusia lebih penting daripada metode, perencanaan, peraturan dan kebijakan. Sukses suatu organisasi atau proyek sangat tergantung pada factor MANUSIA lebih daripada factor biaya dan factor-faktor lainnya. (Robert H. Pierson)


SEPULUH PERATURAN UNTUK MENCAPAI SUKSES


  1. BEKERJA KERAS. Bekerja keras adalah investasi terbaik yang dapat dibuat manusia.
  1. BELAJAR SUNGGUH-SUNGGU. Pengetahuan menyanggupkan seseorang bekerja lebih rajin dan berdaya-guna.
  1. PUNYA INISIATIF. Membuka jalan menuju keberhasilan.
  1. MENCINTAI PEKERJAAN. Agar dapat menemukan kegembiraan dalam memahami dan melaksanakan pekerjaan.
  1. SAKSAMA. Cara mengerjakan sesuatu dengan ceroboh  menghasilkan kecerobohan pula.
  1. PUNYA SEMANGAT UNTUK BERJAYA. Agar seseorang dapat mencapai sukses, ia harus berusaha memerangi dan mengalahkan segala macam halangan dan kesukaran.
  1. PUPUK KEPRIBADIAN. Kepribadian seseorang bagaikan harum semerbak sekuntum bunga.
  1. SALING MENOLONG. Kebesaran sejati suatu bisnis terletak pada kesempatan yang diberikan kepada orang lain.
  1. BERSIKAP DEMOKRATIS. Keculai seseorang merasa baik terhadap rekan-rekannya, maka ia tidak pernah akan menjadi pemimpin yang sukses.
  1. DALAM SEGALA SESUATU, LAKUKANLAH YANG TERBAIK. Seseorang yang melakukan pekerjaannya dengan cara yang terbaik berarti melakukan segalanya. Seseorang yang melakukan pekerjaannya kurang dari yang terbaik ia belum berbuat apa-apa.


Akhirudin DC, S.Sos.I, MA
Motivator Hidupn Seimbang