TRAINER HEBAT

TRAINER HEBAT

Sabtu, 19 Mei 2018

SHALAT SUBUH ; Sahabat Rasul Sya’ban RA

Sahabat Rasul Sya’ban RA yang Menyesal Saat Sakaratul Maut

Seorang sahabat Rasulullah SAW, Sya’ban ra memiliki kebiasaan unik. Dia datang ke masjid sebelum waktu shalat berjamaah. Ia selalu mengambil posisi di pojok masjid pada setiapa shalat berjamaah dan I’tikaf. Alasannya, selalu mengambil posisi di pojok masjid karena ia tidak ingin mengganggu atau menghalangi orang lain yang akan melakukan ibadah di masjid. Kebiasaan ini, sudah dipahami oleh semua orang bahkan Rasulullah sendiri.

Pada suatu pagi, saat shalat Subuh berjamaah akan dimulai, Rasulullah SAW merasa heran karena tidak mendapati Sya’ban ra pada posisi seperti biasanya. Rasul pun bertanya kepada jamaah yang hadir, apakah ada yang melihat Sya’ban? Tapi, tidak ada seorang pun yang melihat Sya’ban ra.

Shalat Subuh pun sengaja ditunda sejenak, untuk menunggu kehadiran Sya’ban. Namun yang ditunggu belum datang juga. Karena khawatir shalat Subuh kesiangan, Rasulullah pun memutuskan untuk segera melaksanakan shalat Subuh berjamaah. Hingga shalat Subuh selesai pun Sya’ban belum datang juga.

Selesai shalat Subuh Rasul pun bertanya lagi “Apakah ada yang mengetahui kabar Sya’ban?” Namun tidak ada seorang pun yang menjawab.

Rasul pun bertanya lagi “Apa ada yang mengetahui dimana rumah Sya’ban?” Seorang sahabat mengangkat tangan dan mengatakan bahwa dia tahu persis dimana rumah Sya’ban.

Rasulullah sangat khawatir terjadi sesuatu terhadap sahabatnya tersebut, memimnta diantarkan ke rumah Sya’ban.  Perjalanan dari masjid ke rumah Sya’ban cukup jauh dan memakan waktu lama terlebih mereka menempuh dengan berjalan kaki.

Akhirnya, Rasulullah dan para sahabat sampai di rumah Sya’ban pada waktu shalat dhuha (kira-kira 3 jam perjalanan). Sampai di depan rumah Sya’ban, beliau mengucapkan salam dan keluarlah wanita sambil membalas salam.

“Benarkah ini rumah Sya’ban?” Tanya Rasulullah.

“Ya benar, ini rumah Sya’ban. Saya istrinya.” jawab wanita tersebut.

“Bolekah kami menemui Sya’ban ra, yang tidak hadir shalat Subuh di masjid pagi ini?” ucap Rasul.

Dengan berlinangan air mata, istri Sya’ban ra menjawab “Beliau telah meninggal tadi pagi”.

“Innalilahi Wainnailaihiroji’un” jawab semuanya.

Satu-satunya penyebab Sya’ban tidak hadir shalat Subuh di masjid adalah karena ajal menjemputnya. Beberapa saat kemudian, istri Sya’ban ra bertanya “Ya Rasulullah ada sesuatu yang jadi tanda tanya bagi kami semua, yaitu menjelang kematiannya dia bertetiak tiga kali dengan masing-masing teriakan di sertai satu kalimat. Kami semua tidak paham apa maksudnya”

“Apa saja kalimat yang diucapkannya?” tanya Rasulullah.

“D imasing-masing teriakannya, dia berucap kalimat ‘Aduh, kenapa tidak lebih jauh, aduh kenapa tidak yang baru, aduh kenapa tidak semua,” jawab istri Sya’ban.

Rasulullah SAW pun melantunkan ayat yang terdapat surah Qaaf ayat 22: “Sesungguhnya kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami singkapkan dari padamu hijab (yang menutupi) matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat tajam”

“Saat Sya’ban ra dalam keadaan sakaratul maut, perjalanan hidupnya ditayangkan ulang oleh Allah SWT. Bukan hanya itu, semua ganjaran dari perbuatannya diperlihatkan oleh Allah. Apa yang dilihat oleh Sya’ban ra (dan orang yang sakaratul maut) tidak bisa disaksikan yang lain. Dalam padangannya yang tajam itu Sya’ban ra melihat suatu adegan dimana kesehariannya dia pergi pulang ke masjid untuk shalatb berjamah lima waktu. Perjalanan sekitar tiga jam jalan kaki, tentu itu bukan jarak yang dekat. Dalam tayangan itu pula Sya’ban ra diperlihatkan pahala yang diperolehnya dari langkah-langkahnya ke masjid,” ujar Rasulullah.

Dia melihat seperti apa bentuk surga yang dijanjikan sebagai ganjarannya. Saat dia melihat dia berucap “Aduh mengapa tidak lebih jauh” timbul penyesalan dalam diri Sya’ban ra, mengapa rumahnya tidak lebih jauh lagi supaya pahala yang didapatkan lebih indah. Dalam penggalan kalimat berikutnya Sya’ban ra melihat saat ia akan berangkat sholat berjamaah di musim dingin.

Saat ia membuka pintu, berhembuslah angin dingin yang menusuk tulang. Dia masuk ke dalam rumahnya dan mengambil satu baju lagi untuk dipakainya. Dia memakai dua baju, Sya’ban memakai pakaian yang bagus (baru) di dalam dan yang jelek (butut) di luar.

Dia berpikir jika kena debu tentu yang kena hanyalah baju yang luar dan sampai di masjid dia bisa membuka baju liuar dan shalat dengan baju yang lebih bagus. Ketika dalam perjalanan menuju masjid dia menemukan seseorang yang terbaring yang kedinginan dalam kondisi mengenaskan. Sya’ban pun iba dan segera membukakan baju yang paling luar lalu dipakaikan kepada orang tersebut kemudian dia memapahnya ke masjid agar dapat melakukan shalat Subuh bersama-sama.

Orang itupun selamat dari mati kedinginan dan bahkan sempat melakukan shalat berjamaah. Sya’ban ra pun kemudian melihat indahnya surga yang sebagai balasan memakaikan baju bututnya kepada orang tersebut. Kemudian dia berteriak lagi “Aduh!! Kenapa tidak yang baru” timbul lagi penyesalan dibenak Sya’ban ra. Jika dengan baju butut saja bisa mengantarkannya mendapat pahala besar, sudah tentu dia akan mendapatkan yang lebih besar jika dia memberikan pakaian yang baru.

Berikutnya, Sya’ban ra melihat lagi suatu adegan. Saat dia hendak sarapan dengan roti yang dimakan dengan cara mencelupkan dulu ke dalam segelas susu. Bagi yang pernah ke Tanah Suci tentu mengetahui ukurang roti Arab (sekitar tiga kali ukuran  rata-rata roti Indonesia). ketika baru saja ingin memulai sarapan, muncullah pengemis di depan pintu yang meminta sedikit roti karena sudah tiga hari perutnya tidak diisi makanan. Melihat hal itu, Sya’ban ra merasa iba. Ia kemudian membagu dua rotu tersebut dengan ukuran sama besar dan membagi dua susu ke dalam gelas dengan ukuran yang sama rata, kemudan mereka makan bersama-sama. Allah SWT kemudain memperlihatkan Sya’ban ra dengan surga yang indah.

Ketika melihat itupun Sya’ban ra teriak lagi “ Aduh kenapa tidak semua!!” Sya’ban ra kembali menyesal. Seandainya dia memberikan semua roti itu kepada pengemis  tersebut, pasti dia akan mendapat surga yabg lebih indah. Masya Allah, Sya’ban bukan menyesali perbuatanya melainkan menyesali mengapa tidak optimal.

Seseungguhnya pada suatu saat nanti, kita semua akan mati, akan menyesal dan tentu dengan kadar yang berbeda. Bahkan ada yang memiunta untuk ditunda matinya, karena pada saat itu barulah terlihat dengan jelas konsekwensi dari semua perbuatannya di dunia. Mereka meminta untuk ditunda sesaat karena ingin bersedekah. Namun kematian akan datang pada waktunya, tidak dapat dimajukan dan tidak dapat diakhirkan.

Kamis, 08 Februari 2018

Hidup Seimbang Hidup Bahagia

Yuk NGOBROL bareng tentang KESEIMBANGAN HIDUP untuk KEBAHAGIAAN... akhirudindc.blogspot.com

Rabu, 07 Februari 2018

Training The Qiraah Code

Training The Qiraah Code...  Metode jaman now untuk KESUKSESAN dengan MEMAKSIMALKAN KEKUATAN OTAK

Selasa, 16 Januari 2018

Rabu, 10 Januari 2018

ACHIEVEMENT MOTIVATION TRAINING

AMT
ACHIEVEMENT MOTIVATION TRAINING

Sukses Mencapai TARGET 2018
Menjadi PEMIMPIN/LEADER yang inspiratif
dan memiliki SUPER TIM

PENDAHULUAN
Apa yang kita capai hari ini merupakan dorongan dari target yang kita tetapkan kemaren. Pencapaian kita esok hari sangat tergantung dengan penetapan target kita hari ini. Artinya, untuk menentukan hasil akhir sangat tergantung dengan penetapan target.
Karena, target yang berhasil dicapai bukan soal besar atau kecilnya target, tetapi seberapa besar motivasi untuk mencapainya. Oleh karena itu, motivasi untuk mencapai target perusahaan/ organisasi, pribadi, dan keluarga harus terus tinggi untuk mencapai target-target tersebut.
MOTIVASI SELALU TINGGI. Merupakan modal utama dalam mencapai target apapaun dalam pekerjaan, rumah tangga dan dalam hidup. Jika modal utama tersebut tidak dimiliki, maka akan masuk dalam risetnya Neal J. Roese & Amy Summerville mendapatkan data bahwa sekitar 54% orang keliru dalam memilih pendidikan dan pekerjaan yang berdampak pada :
Ø    Tidak ada motivasi kerja
Ø    Rendahnya produktifitas dan kualitas kerja
Ø    Mudah konflik dengan orang lain
Ø    Sering 5-NG (ngeluh, ngomel, ngambek, ngeyel, ngedumel)
Ø    Emosional
Ø    Frustasi
Ø    Depresi
Ø    Mudah stress
Ø    Psikosomatis

Jika hal ini terjadi, maka bagi perusahaan dampak utama yang dirasakan adalah rendahnya motivasi, produktifitas dan kualitas kerja yang jika dibiarkan berlanjut akan merugikan karyawan serta perusahaan dan dapat menjadi benalu yang merugikan banyak pihak.
Dengan training motivasi biasa umumnya tidak mampu memberikan solusi yang permanen bagi karyawan dan perusahaan karena cenderung menyelesaikan masalah untuk sementara saja sehingga melalui sebuah perjalanan yang relatif panjang dan mendalam. AD Consulting berhasil meramu, menyusun, dan merancang sebuah solusi untuk meningkatkan motivasi dan kualitas kerja yang lebih permanen dan komprehensif melalui Achievement Motivation Training (AMT).
Training ini tidak hanya berisi training motivasi biasa tetapi juga dilengkapi dengan alat assessment yang sangat komprehensif untuk menemukan panggilan hidup (passion/hasrat) yang mencakup :
1.    Kepribadian diri
2.    Nilai-nilai hidup
3.    Ketrampilan dasar
4.    Minat dan bakat

Dengan sinergi 4 hasil assessment tersebut akan mampu memberikan gambaran detail untuk menemukan panggilan hidup seseorang yang akan membawanya kepada internal motivasi yang permanen menuju kebahagiaan hidup dan kesuksesan yang nyaris tanpa batas.

MAKSUD DAN TUJUAN TRAINING
Program training ini bertujua untuk dapat menggali potensi yang dimiliki oleh peserta, untuk mengetahui kekuatan dan kelemahannya sehingga tahu cara untuk memaksimalkan kekuatan yang dimilikinya dan meminimalkan kelemahannya agar menjadi pribadi yang berprestasi. Dengan karyawan yang berprestasi diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perusahaan/organisasi.
Manfaat utama bagi perusahaan :
Ø  Meningkatkan produktifitas dan kualitas kerja yang optimal
Ø  Mampu menempatkan karyawan pada posisi yang tepat, kendaraan yang tepat dan tujuan yang tepat
Ø  Mampu membangun team yang sinergis dan harmonis
Ø  Memenuhi Pencapaian Target Perusahaan.

Manfaat utama bagi karyawan :
Ø  Menemukan panggilan hidup yang sejati (hasrat/passion)
Ø  Membangkitkan motivasi untuk selalu sukses dalam bidang apapun
Ø  Mampu mendesain kesuksesan dan kebahagiaan hidup

Berikut kami sampaikan rincian program Achievement Motivation Training (AMT) sebagai berikut:

CAKUPAN MATERI TRAINING
Ø  Sesi 1 : Kebutuhan akan prestasi (Need for Achievement) ; Pendorong untuk sukses dan unggul dalam kaitannya dengan serangkaian standar. Tips Sukses Mencapai TARGET
Ø  Sesi 2 : Kebutuhan akan kekuasaan (Need for Power) ; Kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dengan cara dimana mereka tidak akan bersikap sebaliknya. Tips Sukses Menjadi PEMIMPIN
Ø  Sesi 3 : Kebutuhan akan afiliasi (Need for Affiliation) ; Keinginan untuk menjalin hubungan antarpribadi yang akrab dan dekat. Tips Sukses Dalam PERSAHABATAN/SUPER TIM
Ø  Sesi 4 : Etos Kerja ; Menyatakan perubahan komitmen diri dan aplikatif sebagai barometer dari hasil pelatihan. Tips Sukses Menjaga dan Menerapkan Hasil Training dengan RUMUS AMT; KCI dan KSKS

PESERTA:
General Manager, Manager, Assistant Manager, Supervisor, Division Head, Section Head, Chief, Team Leader, Marketing, Sales, dan Staff

METODE :
Informational Methods ; Persentasi audiovisual dan self directed learning
Experiental Methods; Komunikasi yang luwes, fleksibel dan lebih dinamis.

DURASI:
·         1 Hari Training
·         (08.00 – 16.00)

TRAINER :
Akhirudin DC, MA (Master Trainer)
Kandidat Doktor University Utara Malaysia/UUM (Proses Ph.D)

Pendidikan:
S-1, Komunikasi dan Penyiaran, UIN Jogja
S-2, Magister Komunikasi, UIN Jakarta
S-3, University Utara Malaysia/UUM (Proses Ph.D)

Aktivitas Saat ini:
Master Trainer AD Consulting
Dosen Universitas Attahiriyah Jakarta
Dosen Pasca Sarjana Univ. Al-Azhar Indonesia
Trainer di beberapa Lembaga Training
Pengisi Program CAHAYA HATI   ANTV
Aktif menjadi Narasumber di Stasiun Radio:
Radio DFM Jakarta, Pro 3 RRI dan RAS FM.
http://akhirudindc.blogspot.com

Buku yang Dipublikasikan

Penerima BEASISWA AgroMedia Scholarship Writing Programme dari Jakarta School ini, memiliki beberapa karya ilmiah, di antaranya; Buku Panduan ABG Muslimah: Sehat & Pe-De Abisss Bo!!! (Qultum Media, sudah terjual lebih dari 10.000 buku). Buku Agama dan Radikalisme Agama (Penerbit Nuqtah). Buku Problematika Dakwah; dari Konteks Metodologis ke Kanca Aktivitas (Rahmat Semesta). Dan buku The Qiraah Code (Alifia Books/Alvabet). Buku Rahasia Bacaan Shalat; dari Takbir Hingga Salam (Alifia Books Jakarta). Buku Hidup Seimbang Hidup Bahagia (Gemilang/Kelompok Pustaka Alvabet Jakarta; Oktober 2015). Buku Capai Target (ADMedia, Jakarta 2016). Buku Traing of Trainer; Achievement Excellence In Public Speaking (ADMedia, Jakarta 2016). Buku Capai Target? Mudah (Penerbit ANDI, Jakarta 2016). Lebih lengkap kunjungi di blog: http://akhirudindc.blogspot.com