TRAINER HEBAT

TRAINER HEBAT

Kamis, 06 September 2012

4. THE DEMOCRATIC LEADER

Pemimpin demokratis adalah pemimpin yang mau mendengarkan dan menerima masukan dari pengikut. Pemimpin tipe ini akan sangat menghargai masukan-masukan dari pihak lain. Dengan didengarkan, maka para pengikut akan merasa dihargai dan mereka akan memberikan kontribusi maupun loyalitas yang lebih tinggi. Kelemahan tipe ini adalah bila banyak mendengarkan namun tidak ada tindakan nyata yang dilakukan, hal ini akan mengakibatkan penurunan rasa loyalitas dari orang lain. Gaya kepemimpinan demokratis dibutuhkan ketika dibutuhkan masukan-masukan atau ide-ide dari pengikut.

ADC

Rabu, 05 September 2012

3. THE AFFILIATIVE LEADER

Tipe ini lebih mengarah ke hubungan yang baik antara atasan dan pengikut. Pemimpin dengan tipe ini akan mendorong anak buah dengan membangun hubungan yang baik. Apabila terjadi perpecahan atau konflik maka akan diselesaikan dengan baik. Gaya ini cocok digunakan ketika anggota tim mengalami perpecahan atau masalah. Pemimpin akan turun dan ‘mengharmoniskan’ kembali.

Sabtu, 01 September 2012

2. THE COACHING LEADER

Pemimpin dengan tipe ini akan mencoba mencari kelebihan dan kelemahan dari pengikut mereka dan berusaha untuk mengembangkannya. Kelebihan dan kelemahan yang dimiliki dari para pengikut akan dicoba untuk dibenahi dan dibantu untuk dapat lebih berkembang. Pemimpin tipe ini akan lebih banyak melakukan delegasi dan memantau atau membimbing orang lain. Mereka akan mendengarkan kendala atau masalah yang dihadapi oleh pengikut dan kemudian memberi masukan-masukan. Mereka akan memberitahukan mana yang salah dan mana yang benar dari yang dilakukan anak buahnya. Gaya ini cocok bila untuk membangun organisasi yang ingin terus berkembang.

ADC 


Kamis, 30 Agustus 2012

6 GAYA KEPEMIMPINAN

1. The visionary leader

Pemimpin dengan gaya ini bergerak dengan mengajak orang lain untuk mencapai visi, pemimpin akan menunjukkan arah kemana harus pergi. Visi yang diberikan akan membuat para pengikutnya termotivasi untuk mencapai visi yang diberikan. Pemimpin visioner akan berdiri di depan dan mengajak orang lain untuk berkontribusi dalam pencapaian visi. Gaya kepemimpinan ini sangat cocok diterapkan pada organisasi yang sedang berubah atau berkembang.

Jumat, 10 Agustus 2012

Hubungkan kekurangan nilai shalat Anda dengan Karakter


  • Sholat terburu-buru, mengakibatkan ceroboh dan kurang konsentrasi,
  • Sujud tidak khusyu,’ mengakibatkan sombong,
  • Salam tidak sungguh-sungguh, mengakibatkan tidak peduli,
  • Tidak berjamaah mengakibatkan egois
  • Sholat terlambat, mengakibatkan kurang disiplin dan tidak menghargai waktu

Kamis, 09 Agustus 2012

Culture Matter

Culture Matter merupakan alat untuk memunculkan karakter asli seseorang untk menggapai sukses.

RUMUS SUKSES TANPA BATAS

287+8"

2 : Vision & Mision
8 : Action
7 : Evaluation
8 : Commitment

Shalat Khusus'

Khusyuk dalam shalat pada dasarnya adalah spiritual situation, suatu keadaan secara ruhani, tetapi yang ditopang oleh jasmani dan nafsani. Ketiga aspek tersebut harus dibuat sedemikian rupa agar saling menopang untuk mencapai tujuan-tujuan yang lebih tinggi. Memang khusyuk merupakan aspek ruhani, tetapi sebelum itu harus dikembangkan melalui proses yang menyangkut jasmani dan nafsani. Itulah sebabnya kenapa shalat harus dijalankan dengan thuma’nînah (tenang, tidak tergesa-gesa). Makanya rukuk, umpamanya, harus dengan betul dan sempurna sehingga dapat memberi dukungan kepada kondisi nafsani. Tenang di dalam rukuk, seolah merupakan kesiapan bagi nafsani untuk meningkat, dan kemudian dapat diteruskan kepada peningkatan ruhani. Inilah makna thuma’nînah.